Buku
Bejana tanah nan indah: refleksi sosio-budaya atas jemaat-jemaat basis nusa tenggara sebagai wujud evangelisasi baru
Buku ini menyentuh persoalan hasrat Gereja tradisi barat untuk mengakarkan dan mengintegrasikan dirinya dalam kebudayaan setempat. Secara khusus buku ini menyoroti dialog antara tradisi dan teologi Gereja barat dengan kebudayaan serta adat kepercayaan setempat (Nusa Tenggara) dan proses modernisasi. Dialog tersebut terjadi dalam Jemaat Iman Basis, yang seperti bejana tanah liat, rapuh sekaligus indah. Para pertugas pastoral Gereja akan sangat terbantu dalam karyanya dengan kehadiran buku ini.
| 03000-21 | 275 Prio b | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain