Dalam buku ini Geertz mengulas bagaimana agama berlaku sebagai sebuah sistem kebudayaan dan bukan sekedar sebuah ideologi hasil rekayasa sosial belaka.
Esai-esai dalam buku ini membahas fenomena politik bukan sekedar praksis untuk merebut atau menghindari kekuasaan, melainkan juga sebagai simbol-simbol budaya.